Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
blog-img-10

Posted by : COLEN.ID

Wifiq: Ikhtiar Pengobatan Ala Islam

Oleh: Rizki Dickay Ramadhan

Wifiq atau yang populer di kalangan masyarakat, biasa disebut wafaq. Wifiq memiliki arti keharmonisan, kesesuaian, kecocokan, dan sejenisnya. Kesesuaian dalam arti wifiq ini tergambar dari semua yang ada di dalam kotak. Wifiq biasanya berbentuk persegi, meski ada wifiq yang bentuknya seperti bintang, namun persegi adalah bentuk umum dan dominan. Bentuk wifiq yang segi empat juga bermacam-macam, seperti; wifiq tiga, wifiq empat, wifiq sepuluh, bahkan wifiq tiga puluh.

Isi yang ada di dalam wifiq berupa ayat Al-Quran, Asma’, kalimat, atau apa saja yang bisa dijadikan wifiq. Isi yang dituangkan tersebut dapat ditransformasikan dalam bentuk angka atau huruf. Seperti penyampaian KH. Irfan Zidny, “Wifiq dipercaya merupakan media transformasi dari suatu Asma’, Ayat, kalimat atau lainnya ke nilai angka atau huruf.”[1]

Wifiq, boleh dipelajari oleh siapa saja dan dari kalangan apapun. Selama ini, ada orang-orang awam yang menggunakan wifiq dengan tujuan sebagai perisai kekebalan untuk gaya-gayaan atau sok sebagai jagoan. Pada dasarnya hukum wifiq adalah boleh. Seperti yang disampaikan Muchlas Rofiq, “... untuk tujuan yang dibolehkan (mubah) hukumnya boleh, tidak ada larangan syar’i. ...Tetapi, mempelajari ilmu wafaq untuk tujuan yang dilarang, maka tidak boleh. Dalam hal tujuan yang haram, maka merupakan ilmu sihir, tidak boleh dipelajari.”[2]

Wifiq boleh digunakan dengan tujuan tertentu, salah satunya seperti pengobatan. Yahya Andi Saputra menjelaskan bahwa, “Wafaq adalah tulisan pada benda yang dianggap mempunyai kekuatan dan dapat melindungi pemiliknya, digunakan sebagai penangkal penyakit. ... Berbagai wafaq dibuat mempunyai kapasitas sebagai sarana penyembuhan, perlindungan .... dan lain-lain.”[3] Wifiq yang dibuat untuk pengobatan bisa berasal dari ayat Al-Quran, asmaul husna, maupun doa.

Pembuatan wifiq tidak serta merta hanya menulisnya begitu saja. Penulis wifiq biasanya setiap hari selalu membaca solawat, dzikir, atau doa-doa tertentu sebagai salah satu cara mendekatkan diri dengan Sang Pencipta. Sama seperti halnya sakit kepala, banyak orang yang pergi ke dokter lalu meminum obat sakit kepala. Dokter maupun obat yang diminum sesungguhnya hanyalah perantara dari penyembuhan tersebut. Sebenarnya, Allah yang menyembuhkan penyakit tersebut melalui perantara dokter dan obat. Begitu juga dengan wifiq, wifiq merupakan ikhiar pengobatan yang diramu melalui ayat, asma, maupun doa-doa yang kemudian orang yang sakit bisa sembuh atas izin Allah.

Contoh sederhana yaitu ayat Al-Quran tentang penyembuhan dapat dilihat Surat Al-Anbiya ayat 83. Ayat ini kemudian dihitung, ditulis bisa dengan angka maupun huruf berbahasa Arab, dilipat, dibacakan ayat 5 jika itu wifiq tiga, diasmakan, dan seterusnya. Inilah yang cukup sulit dibuat jika tidak memahami dasar membuat wifiq dan membiasakan wiridan agar dekat dengan Sang Pemberi Sembuh. Hal inilah yang seharusnya bisa menjadi sebuah ikhtiar bersama untuk dapat mempelajari ayat-ayat, asma, dan doa agar bisa diimplementasikan ke dalam wifiq.

 

[1] Irfan Zidny, Ilmu Wifiq: Teori dan Praktek, (Jakarta: Sinau Rasa, 2020), hlm. i

[2] Muchlas Rofiq Badruttamam, Ilmu Wifq Praktis, (Jawa Timur: Pustaka Zafanisa, 2019), hlm. 25

[3] Yahya Andi Saputra, Betawi Megapolitan: Merawat Jakarta Palan Pintu Indonesia, (Jakarta: Pustaka Kaji, 2021), hlm. 201