Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
blog-img-10

Posted by : COLEN.ID

Persaingan Sehat Gadget: Jaringan 5G Harga Murah!

Oleh: Dedy Eko Aryanto

 

Teknologi akan berkembang setiap harinya, tentu saja ada hal-hal dan inovasi baru yang akan dituangkan, mulai dari model hp yang menggunakan fingerprint hingga sensor retina mata untuk menghidupkan perangkat seluler. Berbagai jenis merek berlomba-lomba untuk memberikan yang terbaik, mulai dari meningkatkan kapasitas memori hingga meningkatkan kapasitas baterai.

Teknologi tidak lepas dari yang namanya internet, internet merupakan singkatan dari interconnected networking yang apabila diartikan dalam bahasa indonesia mempunyai arti rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian jaringan. Internet merupakan salah satu hasil dari kecanggihan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi buatan manusia.

Tidak dapat dipungkiri internet termasuk di dalamnya jejaring sosial, baik secara langsung maupun tidak langsung mempunyai dampak bagi masyarakat, baik yang positif maupun yang negatif. Internet tidak mengenal yang namanya status sosial, baik orang mampu ataupun tidak mampu dapat menggunakan internet selagi kapasitas wadah yang diperlukan sudah tercapai. Lantas kapasitas wadah seperti apa yang dimaksud?

Gadget, Internet dan provider/penyedia jaringan saling berkaitan. Tanpa adanya salah satu komponen tersebut tentu saja kebutuhan kita sehari-hari terasa berjalan tidak sempurna. Tidak bisa berselancar di media sosial, menghabiskan waktu bersama game, hingga mengusir kebosanan dengan streaming video tanpa henti. Kapasitas wadah tentu saja berbeda-beda, gadget adalah hal yang paling utama sebagai wadah penggerak zaman modern sekarang dalam berinteraksi secara dalam jaringan.

Selain gadget, faktor pendukung wadah tersebut adalah jaringan yang menyambungkan kita kepada akses internet. Jenis jaringan yang terdapat pada negara kita sangatlah beragam, mulai dari Telkomsel yang katanya digunakan untuk kaum-kaum yang kerja di kantoran hingga jaringan Tri yang banyak digunakan oleh mahasiswa karena hargannya sangat terjangkau. Lantas muncul pertanyaan lain mengenai kecepatan jaringan, apakah harga menentukan kecepatan jaringan saat penggunaan aktivitas internet sehari-hari?

Kecepakan Jaringan Bukan Soal Harga

Berbagai macam jenis-jenis kuota yang ditawarkan dari setiap penyedia jaringan. Tentu saja kita sebagai manusia yang hampir setiap hari mengkomsumsi internet ingin mendapatkan hal yang sangat sempurna, seperti harga kuota internet yang murah dan cepat.

Jaringan cepat tidak berpengaruh dengan murah atau mahalnya kuota yang kamu beli, semua tergantung lokasi dan penyedia jaringan tersebut apakah sudah tersedia apa belum. Misal, pengguna penyedia jaringan Tri lebih lamban dan murah dibandingan penyedia jaringan Telkomsel yang harga kuotanya bisa dibilang diatas rata-rata pada daerah pelosok. Hal tersebut karena belum ratanya pembagian penyedia internet pada daerah tersebut, tapi jika kita bandingkan kedua penyedia jaringan itu digunakan di tengah kota besar seperti Jakara, keduanya mampu bersaing dan dapat memberikan yang terbaik bagi penggunanya. Jadi kecepatan jaringan tidak tergantung dengan murah atau mahalnya kuota, tetapi semua tergantung dengan penyebaran penyedia jaringan itu sendiri.

Kecepatan jaringan seluler sampai pada saat ini telah masuk pada generasi ke-5 atau yang biasa kita dengar dengan sebutan jaringan seluler dengan teknologi 5G. Beberapa negara di kawasan Amerika Utara, Eropa, dan Asia Timur sudah menggelar teknologi 5G secara komersial. Teknologi jaringan ini pun disebut-sebut mampu menghantarkan kecepatan data 20 kali lipat dari generasi sebelumnya, yaitu 4G.

Persaingan Berwajah 5G

Berbicara tentang jaringan 5G, tentu saja jaringan ini akan mempunyai kecepatan yang sangat cepat dari generasi sebelumnya. Makna “G” pada 1G, 2G, 3G, 4G atau 5G merujuk pada kata “Generation” atau generasi. Masing-masing generasi memiliki standar jaringan tertentu yang disesuaikan dengan standar jaringan telepon dan sistem telepon seluler pada saat itu.

Penggunaan jaringan telepon seluler 5G tentu saja harus didukung dengan sistem telepon seluler 5G juga. Masih sedikit sistem telepon 5G yang tersedia di Indonesia, sekalipun ada tentu saja di bandrol dengan harga mahal. Tetapi persaingan gadget sangat keras untuk saat ini, apalagi mereka menjual jaringan 5G dengan notabenenya jaringan 5G masih sangat baru dan segar. Mulai muncul persaingan sehat antar brand gadget yang mengenalkan jaringan 5G dengan harga murah.

Brand yang sangat terkenal dengan menjual gadget dengan harga murah, yaitu Xiaomi dan Realme mengeluarkan smartphone dengan harga terjangkau menggunakan teknologi 5G. Kedua brand gadget tersebut bersaing secara sehat dalam mengeluarkan katalog smartphone yang sudah dapat menggunakan jaringan 5G. Mereka tentu saja ingin menarik perhatian masyarakat, dan ingin menunjukkan bahwa jaringan 5G tidak serta-merta dibandrol dengan harga yang sangat mahal.

Untuk mengenalkan jaringan 5G dengan harga terjangkau, tidak sedikit hal yang harus dikorbankan dalam hal yang ingin didapatkan. Banyak hal yang harus dikorbankan untuk mencapai harga murah dan mengenalkan jaringan 5G, hal yang dikorbankan antara lain adalah kamera, penggunaan bahan material gadget dan tentu saja tidak ada fitur pendukung lainnya seperti NFC, hal tersebut dilakukan oleh merk smartphone untuk dapat memasarkan dan memperkenalkan jaringan 5G dengan harga terjangkau.

Tetapi hal tersebut tidak menurunkan esensi penggunaan smartphone itu sendiri, dimana merk lain masih membandrol harga mahal untuk smartphone yang menggunakan jaringan 5G dan menggunakan fitur lengkap dan mewah, sedangan merk smaprtphone keduanya berusaha untuk memperkenalkan 5G dengan harga yang sangat terjangkau di sekitaran 3 jutaan. Persaingan sehat antar brand akan dimulai pada saat ini, di mana semua brand akan menjual nama 5G dan akan membuat variasi harga mulai yang paling murah hingga yang paling premium.